Jumat, 21 Juni 2013



ASAL MULA PANGGILAN “SOBER”

Banyak teman-teman saya yang memanggil nama saya dengan sebutan sober. Pada awalnya teman-teman saya yang memanggil dengan nama panggilan tersebut melihat nama saya di sebuah jejaring sosial pertemanan facebook dan sampai sekarang saya dipanggil dengan nama panggilan “sober”. sebenarnya nama sober ini saya ambil dari sebuah lagu milik sebuah band legendaris yang ada di Indonesia. Pada waktu pertama kali saya mendengarkan lagu ini saya terharu karena lagu ini menggambarkan tentang perasaan saya pada waktu itu sehingga saya setel lagu itu sampai berkali-kali. Singkat cerita lagu ini menggambarkan seseorang yang sedang membutuhkan teman tetapi teman-temannya sedang sibuk dengan urusannya masing-masing bahkan didalam mimpi pun tidak ada satu teman yang mau menemani. 

Banyak yang mempertanyakan arti dari kata sober ini dan mengapa saya mau dipanggil dengan nama panggilan sober ? karena setelah saya mencari tahu arti dari kata sober ini kepada teman-teman saya yang sangat fanatik terhadap grup band menciptakan lagu sober tersebut. Artinya itu sama seperti sifat atau perilaku saya, yaitu : seadanya, sederhana, tenang, dan yang paling penting tidak mabuk. Bukannya saya ingin membagus-baguskan diri saya sendiri, akan tetapi memang seperti itulah adanya.. hehehehe..

Minggu, 05 Mei 2013


RESENSI BUKU “MERAIH SUKSES ITU {TIDAK} GAMPANG”

Judul Buku      : MERAIH SUKSES ITU {TIDAK} GAMPANG
Penulis             : ARMALA

Penerbit           : PT. Gramedia Pustakan Utama
Cetakan           : Maret 2011
Halaman          : 216
Cover              : Soft Cover
ISBN               : 9789792268546
Kategori          : Pengembangan Diri dan Inspirasional

          Menuangkan gagasan dalam sebuah buku dengan berbicara dalam seminar merupakan 2 hal yang sangat berbeda. Meskipun keduanya memiliki materi yang sama, namun menyajikannya saja yang berbeda. Buku ini bukan tentang menceritakan diri penulis, melainkan menjelaskan tentang bagaimana cara anda meraih kesuksesan yang anda dambakan.

Ada 3 indikator yang bisa dipakai untuk mengukur kesuksesan seseorang, inilah yang biasa dijadikan ukuran oleh orang untuk mengatakan apakah kita adalah orang sukses atau tidak sukses. Pertama, sukses dapat diukur dengan materi atau kekayaan. Namun yang menjadi pertanyaan adalah berapa banyak uang yang bisa dikatakan sukses??. Kedua, sukses dapat diukur dengan ketenaran . Disini ukurannya adalah berapa banyak orang yang mengenal anda?. Ketiga, kesuksesan dapat diukur dengan kekuasaan. kalau anda memiliki kekuasaan maka anda akan dianggap orang sukses.

Salah satu cara tercepat dan paling mudah belajar menuju sukses adalah belajar pada orang yang lebih dulu sukses. Didalam buku ini, penulis memiliki pola untuk menuju kesuksesan tersebut. Mereka MEMILIKI CITA-CITA, BERJUANG, MENANG, dan BERSYUKUR. Pola yang digunakan untuk kita dalam meraih meraih kesuksesan yaitu :
1. Merumuskan impian atau merancang masa depan.
2. Menemukan dan memaksimalkan potensi diri dengan berbagai strategi yang tepat.
3. Mencapai impian atau cita-cita
4. Menikmati apa yang diraih

Buku ini akan memandu kita untuk menuju kesuksesan. Secara rinci dibentangkan jalur-jalur yang telah ditempuh oleh banyak orang yang telah sukses. Kita hanya tinggal mengikuti jejak orang-orang yang sudah sukses, karena perjalanan mereka ke tangga kesuksesan itu meninggalkan jejak.  Buku ini juga membuka pandangan pembaca mengenai arti kesuksesan yang sesungguhnya, termasuk juga dijelaskan “How To” nya. Sehingga buku ini dapat dijadikan sebagai referensi wajib (bekal) bagi semua kalangan yang mendambakan kesuksesan. Seperti yang ditulis oleh Robert A Jacobson, president Assosiation of Productivity Specialist (APS) New York, USA dalam kata pengantar buku ini “READ this very important book. This of course presumes, you personally want to be successful or you you want to lead a company that you want to be successful. If not, put this book back on the bookstore shelf and buy another of those detective novels or comic books that teach you nothing and encourages you to be less than you possibly can be” (by TARA).
   

“ Catatan Untuk Seorang Pemimpi “

Mimpi memang salah satu sumber inspirasi buat kita. Ada juga yang bilang hidup itu berawal dari mimpi, karena didalam sebuah mimpi itu sendiri terdapat suatu keinginan atau impian. Tapi terkadang mimpi itu justru bisa menjadi boomerang buat kita sendiri, karena disaat kita tidak serius atau bermalas-malasan dalam mengejar mimpi atau keinginan itu sendiri akan menjadi sumber buat kita sendiri.

Tapi jangan takut untuk bermimpi, buktikanlah bahwa kita bisa meraih mimpi kita itu dan bukan cuma menjadi seorang pemimpi belaka. Semua itu tergantung diri kita sendiri, bukan tergantung orang lain, karena musuh terbesar dalam hidup kita adalah diri kita sendiri. Dan didunia ini segala sesuatu hal masih bisa terjadi, walaupun kecil kemungkinan nya. Yang ga akan pernah mungkin terjadi adalah kita gigit kepala kita sendiri....!!!



ANARKI DI RI

Seiring berkembangnya Negara kita tercinta, semakin banyak pula permasalahan yang terjadi di sekeliling kita ini. Mulai dari dunia politik hingga dunia olahraga, kita selalu di tontonkan oleh setiap masalah yang terjadi di layar televisi kita. Contohnya didunia olahraga tentang konflik berkepanjangan ditubuh organisasi sepak bola Indonesia atau yang lebih dikenal dengan PSSI. Inti permasalahan ini yang terlihat hanyalah perebutan kekuasaan antara ketua umumnya dengan anak buahnya (anggota EXCO PSSI). 

Seharusnya persepakbolaan di Indonesia sudah berada di level asia, yang terjadi sekarang dilevel asia tenggara saja masih belum bisa menjadi juara kalah jauh dengan Negara tetangga kita seperti : Malaysia atau  singapura. Bagaimana mau bisa juara kalau petinggi PSSI nya saja masih mementingkan diri sendiri atau mementingkan kelompoknya masing-masing. Belum lagi masalah supporter yang masih mengandalkan emosi sesaat. Seharusnya para supporter harus menyemangati klub kebanggaannya bukan menjadi musuh dalam selimut didalam klub nya tersebut. Coba kita lihat sepak bola diluar negeri, banyak supporter yang menonton bola mengajak semua anggota keluarganya untuk menyaksikan klub kesayangannya bertanding. Mana ada di Indonesia supporter yang menonton secara langsung didalam stadion dengan seluruh anggota keluarganya, karena keamanan mereka itu terancam oleh ulah supporter yang mengaku pendukung setia, sedangkan di luar negeri jarang terjadi kerusuhan. Yang lebih parah lagi cuma di Indonesia dimana wasit yang memimpin pertandingan dikejar-kejar oleh pemain bola yang merasa tidak puas dengan kinerja wasit, bahkan ada wasit yang sampai berdarah-darah karena dipukuli oleh pemain yang merasa tidak puas tersebut.

Begitulah gambaran carut marut Negara kita ini, tapi yang jelas kalau kita mau bersatu pasti kita bisa menjadi juara.. J

Minggu, 06 Januari 2013

KECELAKAAN LALU LINTAS
Kecelakaan lalu lintas menjadi hal yang menakutkan bagi para pengguna jalan. Jika tidak berhati-hati ada bahaya yang siap mengancam nyawa kapan saja dan dimana saja. Akhir-akhir ini banyak sekali pemberitaan yang menayangkan tentang kecelakaan lalu lintas. Dari mulai anak menteri sampai menteri juga ikut mengalami kecelakaan. sebenarnya mengapa bisa terjadi kecelakaan. berdasarkan tingkat keparahan korban kecelakaan lalu lintas, kita dapat membedakan menjadi 3 macam, yaitu :
1) korban meninggal dunia
2) korban luka-luka berat
3) korban luka-luka ringan

Kecelakaan lalu lintas sepenuhnya bukan karena faktor manusia , kecelakaan bisa juga karna kondisi jalan yang rusak atau kendaraannya itu sendiri yang bermasalah.  Ada beberapa Faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan, yaitu:
·        Faktor manusia
faktor manusia adalah yang paling dominan dari timbulnya suatu kecelakaan. karena banyak orang yang tidak mentaati rambu-rambu lalu lintas sehingga mengalami kecelakaa. selain itu ada juga supir yang mengemudi secara ugal-ugalan, mengemudi dalam keadaan mabuk, mengemudi sambil memegang ponsel dan mengantuk.
·         Faktor kendaraan
kecelakaan karna faktor kendaraan yaitu pada saat ban meletus, rem blong, dll. Untuk mengurangi kecelakaan akibat faktor kendaraan diperlukan perawatan dan  perbaikan kendaraan serta melakukan pengujian kendaraan bermotor secara regular.
·         Faktor jalan
kecelakaan karena faktor jalan yaitu jalanan ada yang berlubang / rusak.
·         Faktor cuaca
faktor cuaca juga bisa menjadi penyebab terjadinya kecelakaan. Seperti jarak pengereman menjadi lebih jauh, jalan menjadi lebih licin, jarak pandang menjadi berkurang atau pada saat hujan jarak pandak menjadi terganggu akibat kaca mobil berkabut.

Efek dari kecelakaan bisa mengakibatkan luka-luka bahkan dapat menghilangkan korban jiwa.Berbagai upaya penanggulangan kecelakaan lalu lintas seharusnya sudah mulai menjadikan agenda yang tidak dikesampingkan. Karena hal ini akan menjadi ancaman bagi keselamatan pengguna kendaraan di jalanan.

  •  

PERMAINAN TRADISIONAL YANG TERLUPAKAN

Pada zaman sekarang anak-anak lebih sering bermain dengan “gadget” dibandingkan bermain dengan teman sebaya. Oleh karena itu anak-anak zaman sekarang menjadi lebih cepat dewasa sehingga banyak permainan tradisional yang mereka tidak tahu atau belum pernah mereka mainkan.
Salah satu permainan  tradisional yang sekarang jarang dimainkan oleh anak-anak adalah SUSUMPATAN atau Petak Umpet. Permainan ini dilakukan anak-anak berusia 5 sampai 12 tahun, diikuti oleh 4 sampai 10 orang. Salah satu diantara mereka ada yang menjadi kucing (yaitu menutup mata di tembok atau dipohon) dan yang lainnya bersembunyi,, yang menjadi kucing harus mencari teman-temannya yang sedang bersembunyi. Permainan ini dapat melatih panca indera, melatih keterampilan, dan kecepatan bergerak. Selain itu dapat juga melatih rasa setia kawan dan saling tolong menolong.
Selain permainan susumpatan / petak umpet masih banyak lagi permainan tradisional lainnya, yaitu : congklak, getok lele, oray-orayan, dan lain-lain. Seharusnya anak-anak zaman sekarang harus memainkan permainan tradisional selain agar tidak cepat dewasa sebelum waktunya, anak-anak dapat mempunyai rasa setia kawan terhadap sesame anak seumurannya.

Kamis, 03 Januari 2013

TRADISI YANG HAMPIR PUNAH

Tradisi adalah adat kebiasaan yang dilakukan secara turun menurun (dari nenek moyang kita) yang masih dilakukan di masyarakat. Pada kenyataannya sekarang sudah jarang ditemukan orang yang sedang melakukan sebuah ritual tradisi. Mungkin karena perkembangan zaman yang semakin canggih sehingga mengubah pola pikir masyarakat zaman sekarang. Akan tetapi kita tidak boleh meninggalkan tradisi yang sudah dibangun oleh nenek moyang kita.
Salah satu tradisi yang hampir punah adalah tradisi “Palang Pintu” di masyarakat betawi. Adat Palang Pintu adalah sebuah ritual yang sakral dan harus dilalui dalam sebuah prosesi pernikahan. Ini adalah proses disaat mempelai pria hendak masuk ke dalam pelataran rumah mempelai perempuan. Namun tidak semudah itu untuk dapat masuk ke pelataran rumah mempelai perempuan tersebut, karena rombongan pengantin pria akan dihadang para jawara. Awalnya para penjaga pintu mempelai perempuan akan menyambut para tamu dengan sopan. Mereka saling berbalas pantun, kemudian salah satu jawara pengantin perempuan menantang berkelahi jawara dari pengantin pria. Inilah yang disebut sebagai tradisi palang pintu.
Rombungan kedua jawara ini kemudian akan saling bertarung. Awalnya sama-sama memeragakan kebolehan jurus demi jurus dan kemudian ditutup dengan pertandingan satu lawan satu. Para jawara akan saling mengeluarkan jurus andalan mereka, sehingga pertandingan silat tersebut menjadi tontonan yang sangat menarik. Uniknya setiap pertarungan silat, pihak mempelai wanita pasti dapat dikalahkan oleh jawara dari calon pengantin pria. Dalam tradisi masyarakat betawi disebut buka palang pintu. Tujuan dari adat Palang Pintu ini yaitu bahwa seorang pria yang ingin mendapatkan seorang perempuan betawi harus rela berkorban. Selain itu pencak silat yang dilakukan mempelai pria dilambangkan sebagai sosok yang mampu melindungi kehormatan istrinya kelak dengan berbekal kesaktian atau kemampuan bela diri yang dimilikinya.
Usai memenangi pertarungan silat, pihak pengantin perempuan pun biasanya meminta pihak pria untuk menunjukan kebolehannya dalam membaca Al-Qur'an. Hal ini melambangkan bahwa seorang laki-laki harus mampu menjadi imam didalam rumah tangganya. Sebab kepandaian mengaji dapat menjadi tolak ukur paling sederhana dalam hal pengetahuan dan aqidah. Tentu saja pihak mempelai pria harus bisa membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar.
Sekarang ini didaerah perkotaan sudah jarang sekali kita temui dari ritual Palang Pintu ini, karena tradisi ini dianggap sudah tidak relevan dalam dunia modern padahal banyak sekali pesan moral yang ada didalamya.